Tandaseru — Seorang ibu rumah tangga (IRT) di kota Ternate, Maluku Utara, berinisial AB diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya, ST. Insiden ini menjadi vital setelah korban mengunggah video dirinya yang berlumuran darah di akun Facebook-nya.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/10/2025) malam sekira pukul 22:00 WIT. Akibat KDRT itu, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan tubuh.

Menurut korban, peristiwa itu berawal dari percakapan melalui pesan singkat dengan suaminya. Saat itu, korban meminta agar suaminya segera pulang usai bekerja, namun permintaan tersebut dibalas dingin dengan ucapan agar korban mengurus anak sendiri. Ketegangan pun meningkat ketika korban mempertanyakan tanggung jawab suaminya terhadap anak mereka.

Setibanya di rumah, pelaku langsung mengemasi pakaian karena hendak berangkat tugas ke Halmahera Barat. Saat korban hendak mengambil anak mereka yang sedang bermain, terjadi adu mulut yang berujung pada kekerasan fisik.

Korban mengaku dihajar di bagian dada, ditendang, dan dipukul di pipi serta pelipis hingga mengalami luka parah dan berlumuran darah. Korban lalu berteriak meminta tolong hingga kerabat yang tinggal serumah datang melerai.

Korban kemudian melapor ke Polres Kota Ternate dan menjalani visum di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Ternate AKP Umar Kombong yang dikonfirmasi tandaseru.com membenarkan adanya laporan KDRT tersebut.

“Mereka sudah melaporkan kemarin dan hari ini korban dimintai keterangan,” ungkap Umar, Jumat (10/10/2025).

Menurut Umar, terduga pelaku merupakan seorang karyawan Indomaret.

Sementara Kasat Reskrim AKB Bakry Syahruddin, setelah pemeriksaan terhadap korban, penyidik akan memeriksa saksi-saksi dan terlapor sebelum dilakukan gelar perkara.

“Setelah keterangan korban, dilanjutkan dengan saksi dan terlapor. Setelah itu, kita akan gelar perkara untuk naik ke tahap penyidikan,” tandasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter