Tandaseru — Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

​Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 secara virtual dari Aula Kantor BNN Kota Tidore Kepulauan, Kamis (23/7/2026).

​Dalam kesempatan itu, Abdul mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, momentum HANI 2026 harus dimanfaatkan untuk mempererat sinergi antara Pemda, BNN, TNI, Polri, serta masyarakat luas.

​”Peringatan HANI 2026 ini menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan untuk memperkuat sinergi bersama BNN, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah,” ujar Abdul.

​Sementara itu, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen bangsa, mulai dari jajaran Kabinet Merah Putih, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah dan masyarakat yang terus bersatu melawan ancaman bahaya narkotika.

​Suyudi juga menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing untuk memanfaatkan puncak bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

​”Untuk mewujudkannya, kita membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi,” tegas Kepala BNN RI.

​Kegiatan yang berlangsung secara khidmat tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan Suryatin M. Nur, Ketua Pengadilan Agama Tidore Zahra Hando, Kaban Kesbangpol Muslihin Kaban, Kasat Narkoba Polresta Tidore AKP Anas Kavi Zamani, serta perwakilan Kodim 1505/Tidore Letda Inf. Gafur Abdullah.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter