Tandaseru — Reserse Mobile (Resmob) Macan Gamalama Kepolisian Resor Ternate, Maluku Utara meringkus pencuri spesialis benda-benda elektronik. Dari penangkapan tersebut, sejumlah barang bukti berhasil diamankan.

Riyan Limatahu (22 tahun), salah satu mahasiswa yang kehilangan laptopnya tiga bulan lalu kini bisa bernapas lega. Penangkapan pencuri tersebut membuat ia kembali mendapatkan laptopnya. Penyerahan laptop Riyan dilakukan Jumat (28/8).

Riyan menuturkan, laptopnya hilang di kamar kosnya yang beralamat di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan. Saat itu ia dan salah satu temannya tidur di kos. Begitu bangun pagi, laptop Toshiba miliknya sudah raib dari atas meja.

Lantaran harus langsung pulang kampung, mahasiswa Universitas Khairun itu tak sempat membuat laporan polisi. Ia hanya memberitahukan pemilik kosannya bahwa telah kehilangan laptop.

“Laptop saya hilang waktu itu pas situasi pandemi Covid-19 sehingga saya tidak membuat laporan polisi. Saya langsung balik ke kampung halaman di Sanana,” katanya kepada tandaseru.com di Mapolres Ternate.

Begitu balik dari kampung, ia mendapat laporan dari ibu kosnya bahwa laptopnya sudah ketemu. Riyan pun mendatangi Mapolres untuk melaporkan diri dan mengambil laptopnya.

“Alhamdulillah laptopnya sudah diterima walaupun saya tidak membuat laporan polisi tetapi proses penyelidikan oleh polisi sangat cepat,” ujarnya.

Kanit Resmob Macan Gamalama Brigpol Rifai Sirvan mengatakan, ada sejumlah laporan masuk terkait pencurian. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui pelaku merupakan bagian dari jaringan pencuri lintas provinsi.

“Setelah tertangkap, tersangkanya yang berinisial S alias Ipul ini mengaku sudah melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi yang ada di Kota Ternate, termasuk laptop milik saudara Riyan Limatahu sehingga hari ini langsung dikembalikan kepada yang bersangkutan. Kasus ini sudah tahap II dan sudah diserahkan ke jaksa,” terangnya.

Rifai menambahkan, hingga kini masih ada dua alat bukti lagi yang belum diambil oleh korban.

“Karena mereka masih berada di kampung. Untuk itu kami berharap kepada pemilik yang belum mengambil barangnya agar segera datang ke Polres untuk mengambil barangnya,” pungkasnya.