Tandaseru — Hujan lebat akhirnya mengguyur wilayah Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Sabtu (5/9/2026) pukul 19.00 WIT. Turunnya hujan pertama setelah hampir tiga bulan terdampak musim El Nino ini disambut doa dan sujud syukur oleh masyarakat setempat.

Fenomena El Nino sebelumnya memicu kekeringan parah pada hutan, lahan pertanian warga, hingga sumber air di wilayah tersebut. Kemarau panjang ini juga sempat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan di berbagai titik.

Salah satu tokoh pemuda Morotai Utara asal Desa Bere Bere, Baim, membenarkan kejadian hujan lebat tersebut. Ia menyaksikan langsung hujan deras yang membasahi Desa Gorua dan sekitarnya selama kurang lebih 25 menit.

“Buruan malam ini, hujan turun sangat deras full. Alhamdulillah masyarakat Gorua, Bere bere dan desa sekitar nya sangat bersyukur karena sudah menanti hujan sangat lama,” ujar Baim.

Baim menambahkan, antusiasme warga membumbung tinggi karena menganggap hujan ini sebagai rahmat besar setelah berbulan-bulan melampaui masa kekeringan.

“Dan sampai malam ini hujan turun sangat lebat sekitar 25 menit di desa Gorua. Dan malam ini juga di Dess Bere Bere sudah mau gerimis. Kita semua berharap semoga hujan bisa turun di semua wilayah Morotai dan Maluku Utara,” tandas Baim.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter