Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) / Balai Sumber Daya Air (SDA) untuk menangani krisis air bersih di Kabupaten Pulau Morotai.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyatakan bahwa penanganan awal dilakukan dengan menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
”Tadi sudah dikomunikasikan. Jadi ada bantuan dari Kementerian PU, Balai Daya Air, untuk dibantu dulu air bersihnya,” ujar Sherly saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (11/9/2026).
Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pemerintah pusat bersama instansi terkait sedang mengidentifikasi titik sumber air yang berpotensi untuk pembuat sumur bor.
”Sambil dicari sumber air yang bisa dibuat sumur bor untuk solusi jangka panjang. Akan diintervensi oleh Balai SDA Kementerian PU,” tambah Sherly.
Intervensi dari Balai BWS/SDA Kementerian PU ini diharapkan dapat memberikan solusi permanen bagi ketersediaan dan keandalan pasokan air bersih bagi masyarakat di Pulau Morotai.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.