Tandaseru – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan bagi pelajar SD Negeri 07 Kota Ternate, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna mendukung program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Ternate sekaligus menjadi rangkaian Road to Bulan Inklusi Keuangan 2026.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Ternate Muslim Gani mewakili Sekretaris Daerah Kota Ternate selaku Koordinator TPAKD, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ridwan Ali, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kota Ternate Nursanah Somadayo, serta jajaran guru dan siswa SD Negeri 07 Kota Ternate.

Kepala OJK Provinsi Maluku Utara Adi Surahmat mengungkapkan, perekonomian Maluku Utara tumbuh tinggi pada 2026, yakni sebesar 19,64 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan I dan 15,35 persen pada triwulan II. Capaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen pada triwulan I dan 5,29 persen pada triwulan II.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai perlu diimbangi peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks inklusi keuangan Maluku Utara berada di angka 77,18 persen dan indeks literasi keuangan sebesar 48,65 persen. Angka ini masih di bawah rata-rata nasional yang masing-masing mencapai 93,61 persen dan 69,57 persen.

Sejak diresmikan pada 9 Desember 2025, OJK Provinsi Maluku Utara telah melaksanakan 35 kegiatan literasi keuangan dengan total 4.456 peserta, serta memfasilitasi 615 pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Dalam sosialisasi tersebut, tiga narasumber memaparkan materi edukasi keuangan kepada para siswa:

  • OJK Provinsi Maluku Utara: Asisten Manajer Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, Ummulchair Jureje, membawakan materi “Pelajar Cerdas Keuangan, Wujudkan Masa Depan Sejahtera”. Ia mengajarkan konsep “Sisihkan, bukan Sisakan” serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan.
  • PT BPR Syariah Bahari Berkesan: Direktur Utama Risdan Harly memaparkan mengenai manfaat rekening Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai tabungan khusus pelajar dengan syarat administrasi yang mudah dan tanpa potongan saldo.
  • Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara: Administrator Perkasan Chubaid Hakim membawakan materi “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”. Ia mengenalkan fungsi uang, ciri keaslian rupiah, serta kampanye merawat uang melalui prinsip 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan dibasahi, jangan diremas, dan jangan distapler).

“Jadilah generasi Maluku Utara yang berkarakter dan cerdas keuangan,” ujar Adi saat memberikan pesan kepada para peserta didik di akhir sambutannya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak usia dini, sembari menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemda, OJK, Bank Indonesia, TPAKD, dan industri jasa keuangan. OJK Provinsi Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter