Tandaseru — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Maluku Utara mencatatkan peningkatan signifikan hingga mencapai 100 persen dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan bahwa pada awal masa jabatannya pada 2025, angka awal PAD induk provinsi berada di kisaran Rp800 miliar. Namun, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026, capaian PAD melonjak pesat hingga menembus angka Rp1,8 triliun.
”Dari saya dan Pak Sarbin dilantik itu 2025, PAD kita induk 2025 itu hanya 800 miliar. Hari ini di perubahan APBD 2026, PAD kita sudah 1,8 triliun. Artinya dalam jangka waktu satu tahun kita sudah naik dua kali, 100 persen,” ujar Sherly, Jumat (11/9/2026).
Capaian kenaikan pendapatan tersebut dinilai sebagai dorongan positif bagi percepatan belanja dan pembangunan daerah. Lebih lanjut, Sherly menegaskan komitmennya agar realisasi program-program pemerintah daerah dapat segera dilaksanakan tanpa menunda-nunda demi kepentingan masyarakat Maluku Utara.
”Kalau bawaannya doa ya segera. Penginnya segera,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap tren positif lonjakan fiskal ini terus terjaga guna mendukung pemerataan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah kepulauan tersebut.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.