Tandaseru – Polres Ternate, Maluku Utara, mengungkap misteri tewasnya S (53 tahun), warga Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara. S ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Selasa (26/5/2026) malam.

Saksi mengungkapkan, sebelum tewas, S berpesta minuman keras dengan tigas rekannya. Salah satu rekan korban berinisial DSA (17 tahun) diduga sebagai pelaku pembunuhan. Ia sempat melarikan diri usai insiden tersebut.

Pelarian DSA berakhir di tangan pihak kepolisian. Pelaku berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate hanya dalam waktu 8 jam setelah melancarkan aksi nekatnya.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasi Humas IPDA Sudirjo, mengonfirmasi penangkapan dilakukan tim gabungan Resmob Polres Ternate dan Polsek Ternate Utara yang dipimpin KBO Reskrim IPDA Shoedharmono, Rabu (27/5/2026). Pelaku dibekuk saat mencoba kabur menuju Bacan menggunakan kapal laut di Pelabuhan Bastiong, Ternate Selatan.

“Pelaku berhasil diamankan setelah anggota melakukan pemeriksaan kapal untuk mengantisipasi pelarian pelaku dari Ternate. Pelaku ditemukan saat sedang berbaring di lantai dua kapal tujuan Bacan,” ujar Sudirjo.

Saat proses penangkapan, terduga pelaku sempat menyadari kehadiran petugas dan mencoba melarikan diri. Kejar-kejaran pun tidak terhindarkan. Karena pelaku dinilai melakukan perlawanan yang membahayakan saat akan diamankan, petugas terpaksa melepaskan tembakan ke arah pelaku.

“Tim gabungan yang melihat pelaku berusaha melarikan diri segera melakukan pengejaran. Terduga pelaku berhasil diamankan, namun karena sempat melakukan perlawanan, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur (tembakan),” lanjut Sudirjo.

Saat ini, DSA telah dibawa dan diamankan di Mapolres Ternate untuk menjalani pemeriksaan secara maraton oleh tim penyidik.

Terkait latar belakang aksi keji tersebut, pihak kepolisian membeberkan bahwa dugaan sementara dipicu oleh masalah sakit hati.

“Untuk sementara, motif ini terjadi karena pelaku marah setelah korban sempat mengancam akan membunuh ayah pelaku,” pungkas juru bicara Polres Ternate tersebut.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter