Tandaseru — Basarnas Ternate mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal KN SAR Pandudewanata 237 untuk mengevakuasi seluruh penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) KM Bunda Maria yang menabrak pesisir pantai di sekitar Dusun Paceda, Desa Akedotilou, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (13/8/2026) malam.
Pengerahan tim evakuasi ini dilakukan setelah Basarnas Ternate menerima permintaan bantuan langsung dari pihak KM Bunda Maria dan segera berkoordinasi dengan instansi terkait.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, membenarkan pergerakan armada penolong tersebut menuju lokasi kejadian.
“Permintaan evakuasi dari KM Bunda Maria dan sampai saat ini Tim SAR Gabungan sudah bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit KN SAR 237 Pandudewanata,” ujar Iwan.
“Sampai saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan KSOP, berapa jumlah manifes yang ada di KM Bunda Maria tersebut. Untuk kerusakan, kami belum mengetahui secara pasti. Saat ini kami konsentrasi dalam rangka proses evakuasi seluruh penumpang,” tegasnya.
Sebelumnya, kapal penumpang tersebut bertolak dari Pelabuhan Bastiong, Ternate, menuju Pelabuhan Babang di Kabupaten Halmahera Selatan. Namun di tengah pelayaran, kapal diduga kehilangan arah hingga berakhir menabrak area pesisir pantai Tanjung Loleo.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti insiden maupun rincian kerusakan kapal belum dapat dipastikan. Pihak Basarnas bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) masih terus mencocokkan data manifes resmi untuk memastikan jumlah pasti penumpang yang berada di atas kapal.
Fokus utama Tim SAR Gabungan saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan ABK melalui proses evakuasi di titik kejadian.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.