Dalam kerumunan di lokasi kampanye, sejumlah warga mengungkapkan sukacita terhadap pasangan James-Djufri. Warga juga membandingkan selama tiga kali berganti pemimpin, baru di masa JUJUR lah akses jalan darat terbuka.

Warga juga mengisahkan, sebelum kepemimpinan James-Djufri, ketika memasuki tahun politik bahkan ada calon yang mendatangkan ekskavator rusak demi meraup suara semata.

James-Djufri, kata warga, pernah menjanjikan pembangunan jalan dan itu mampu dibuktikan dan sudah dinikmati masyarakat Loloda.

Meskipun jembatan belum ada, masyarakat Loloda tidak lagi dihadapkan dengan musibah besar karena terpaksa melalui jalur laut ketika cuaca buruk.

“Jadi, kalau ada isu yang menyebar bahwa tingkat kesukaan masyarakat Loloda terhadap pasangan JUJUR sangat minim maka bisa dibuktikan dengan kehadiran warga di lokasi kampanye tadi. Dan kalau warga sangat berantusias itu artinya yang mengatakan JUJUR tidak disukai oleh warga Loloda itu hoaks,” pungkas Sofyan Aye, salah satu warga Loloda.