Tandaseru — PT Sumberdaya Arindo(SDA) menyampaikan perhatian serius atas berkembangnya informasi dan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi perairan di wilayah Teluk Buli dan sekitarnya, Kabupaten Halmahera Timur.
Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), kaidah pertambangan yang baik (Good Mining Practices/GMP), serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, SDA menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah potensi pencemaran lingkungan.
SDA memahami bahwa kualitas lingkungan hidup merupakan aspek yang sangat penting bagi masyarakat, ekosistem pesisir, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah Halmahera Timur.
Menanggapi kondisi perubahan warna dan karakteristik perairan yang menjadi perhatian publik beberapa waktu terakhir, perusahaan saat ini terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara menyeluruh bersama tim teknis dan dinas terkait.
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap perlindungan lingkungan dan upaya pencegahan dampak lingkungan, SDA secara konsisten melaksanakan berbagai langkah preventif, antara lain:
- Penataan lahan dan revegetasi secara bertahap guna meminimalkan potensi erosi dan longsoran;
- Perawatan dan optimalisasi fasilitas pengelolaan lingkungan dengan melakukan pengerukan sedimentasi secara berkala pada kolam sedimentasi dan settling pond untuk menjaga efektivitas pengendalian air limpasan
- Pemantauan dan pengelolaan lingkungan secara rutin dan berkelanjutan sesuai dokumen perizinan yang dimiliki;
- Persiapan peralatan emergency response dan sarana pendukung pengelolaan lingkungan untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dan keadaan darurat lainnya.
Selain itu, perusahaan terus melakukan evaluasi teknis dan pengawasan terhadap seluruh aktivitas operasional maupun pelaksanaan pekerjaan di lapangan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional dan kaidah perlindungan lingkungan.
SDA juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta tetap terbuka terhadap proses verifikasi, evaluasi, maupun arahan dari pihak berwenang sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.