Tandaseru — Desember 2025 lalu, senator R. Graal Taliawo, anggota MPR-RI dari daerah pemilihan Maluku Utara, melakukan sosialisasi Empat Konsensus Negara Indonesia bersama warga Desa Yam, Halmahera Tengah. Kegiatan ini dihadiri camat, kepala desa, dan warga.

Graal memulai pemaparan secara interaktif dengan warga. Ia bertanya guna menggali wawasan kebangsaan mereka.

“Indonesia memiliki empat konsensus dalam bernegara. Ada yang tahu apa saja?” tanya Graal.

Beberapa warga menjawab dengan lantang, “Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.”

Sosialisasi Konsensus Kebangsaan di desa Yam. (Istimewa)

Laki-laki kelahiran Wayaua, Bacan, Halmahera Selatan, ini kemudian berdiskusi mengenai makna dari setiap konsensus. Ia juga menjelaskan secara spesifik mengenai Hak Asasi Manusia mengacu pada Pasal 28 UUD 1945.

“Hak asasi melekat pada setiap manusia tanpa terkecuali. Di mana ada hak warga negara, bersamaan dengan itu ada kewajiban negara untuk menyediakannya,” ujarnya.

Pada sesi tanya jawab, ada warga bertanya, “Bagaimana hak setiap warga negara dalam mengakses fasilitas kesehatan yang layak? Warga Pulau Gebe mengeluhkan hak warga negara dalam mengakses kesehatan belum terpenuhi secara memadai. Kerap kali pasien harus dirujuk ke Weda dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 3 jam. Ini tentu setengah mati buat kitong samua.”

Sosialisasi Konsensus Kebangsaan di desa Yam. (Istimewa)

Menurut Graal, “Kesehatan tentu aspek yang prioritas. Tim saya sudah mengonfirmasi terkait kebutuhan rumah sakit di Pulau Gebe. Plt Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Tengah sampaikan bahwa tahun 2026 ini akan dibangun fasilitas rawat inap di Puskesmas Pulau Gebe. Seiring ini tentu ada peningkatan fasilitas dan peralatan kesehatan lainnya. Semoga pembangunan berjalan lancar dan menjawab keresahan basudara di Pulau Gebe.

Ia menambahkan bahwa untuk pengusulan Rumah Sakit Pratama, Pulau Gebe belum memenuhi persyaratan, salah satunya jumlah penduduk.

Pada pengujung kegiatan, kepala desa menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya atas kegiatan ini.

Terima kasih atas kehadiran dan kunjungan Pak Graal di Desa Yam,” ucap kepala desa. Kegiatan ini begitu mereka sambut baik karena positif untuk menambah pengetahuan warga. Para warga menanggapi dengan hal serupa. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mengingat kembali pengetahuan tentang makna bangsa dan negara Indonesia lebih mendalam,” kata seorang warga.

Selaras dengan itu, pegiat politik gagasan ini juga berharap kegiatan sosialisasi seperti ini bisa turut berperan menumbuhkembangkan rasa kebangsaan Indonesia kita.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter