Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai pelaksanaan Pra-Pendidikan dan Pelatihan (Pradiklat) bagi 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Anggota Paskibraka Halmahera Barat mengikuti Pradiklat. (Istimewa)

Kegiatan ini merupakan tahapan awal untuk mempersiapkan para peserta yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Kepala Badan Kesbangpol Halmahera Barat, Asnath Sowo, menyatakan pemerintah daerah memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan ini. Sebagai bentuk apresiasi, Pemda telah menyiapkan uang saku dan beasiswa bagi para peserta yang sukses menjalankan tugasnya.

“Selain menyiapkan honor bagi pelatih dan unsur pendukung, Pemda juga menyediakan uang saku sebesar Rp 1 juta serta beasiswa Rp 5 juta bagi seluruh peserta Paskibraka yang telah menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan bendera,” ujar Asnath kepada tandaseru.com, Senin (20/7/2026).

Asnath menambahkan, seluruh hak berupa uang saku dan beasiswa tersebut nantinya akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing peserta melalui Bank BPD Maluku Cabang Jailolo. Melalui pembinaan yang terstruktur ini, ia berharap para peserta dapat menjalankan tugas negara dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Di tempat terpisah, Plh Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Halbar selaku Narahubung Seleksi, M. Syamsir Ali, merincikan tahapan pradiklat dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai 18 Juli hingga 4 Agustus 2026.

Setelah pradiklat selesai, para peserta akan langsung memasuki masa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) intensif yang dijadwalkan pada 5–18 Agustus 2026. Selama masa diklat tersebut, seluruh peserta akan dikarantina dan diinapkan di Hotel Dhoek Jailolo.

“Total ada 45 peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ini, terdiri dari 23 putra dan 22 putri. Mereka semua adalah peserta yang telah dinyatakan lolos proses seleksi ketat sebagai calon anggota Paskibraka Halmahera Barat 2026,” pungkas Syamsir.

Untuk memastikan kualitas dan kesehatan peserta, proses pembinaan ini melibatkan delapan orang pelatih dari unsur TNI, Polri, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Halbar. Rangkaian latihan juga didukung penuh oleh dua tenaga medis dari RSUD Jailolo.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Mardi Hamid
Reporter