“Di mana 36 kasus telah P-21 dan 4 kasus telah tahap II,” ungkapnya.

Bakri menegaskan, terkait pintu masuk pihaknya telah melakukan tindakan preventif untuk mengawasi pintu-pintu masuk seperti pelabuhan, bandara dan jasa pengiriman.

“Khususnya jalur masuk melalui jasa pengiriman barang, kami tidak bisa terlalu mengekspos terlalu detail mengingat hal itu tentu sangat berpengaruh pada jasa pengiriman tersebut,” tandasnya.