Tandaseru – Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Dinas Kebudayaan Kota Ternate yang berlokasi di kawasan Benteng Oranje, Kamis (7/5/2026). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan lapangan serta penyerapan aspirasi terkait pelestarian museum sejarah sebagai aset strategis daerah.
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Husni Salim, bersama Ketua Komisi I Nazlatan Ukhra Kasuba, Wakil Ketua Komisi I Risno Sadonda, serta tujuh anggota lainnya, diterima Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rukmini A. Rahman, dan Sekretaris Dinas, Rinto Taib.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai problematika serta dinamika agenda pemajuan kebudayaan di wilayah Maluku Utara. Dinas Kebudayaan memberikan sejumlah rekomendasi kebijakan guna mencari langkah solutif bagi pengembangan cagar budaya ke depan.
Usai pertemuan formal, rompongan legislator meninjau Museum AR Wallace. Kepala Museum, Rinto Taib, menjelaskan koleksi historis dan arkeologis terkait jejak Alfred Russel Wallace selama di Ternate, yang menjadi kontribusi besar bagi dunia sains global melalui teori evolusi dan keragaman hayati (megadiversity).
Rinto, yang juga menjabat Kepala Museum Rempah-Rempah, berharap kunker ini membuahkan hasil nyata, terutama terkait rencana pembangunan Museum Provinsi Maluku Utara yang hingga kini belum terealisasi.
“Kami berharap kunjungan kerja ini dapat menindaklanjuti agenda pembangunan Museum Provinsi yang pernah dibahas dalam FGD beberapa tahun silam. Selain itu, kami juga mendorong pembentukan Dinas Kebudayaan Provinsi Maluku Utara agar program pemajuan kebudayaan bisa lebih fokus,” pungkas Rinto.
Kunker ini diharapkan menjadi dasar bagi Komisi I DPRD Malut dalam merumuskan rekomendasi kebijakan strategis untuk memperkuat tata kelola warisan budaya dan sejarah di Maluku Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.