Tandaseru — Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Maluku Utara Aidil Adha mengungkapkan ekonomi Malut triwulan I-2023 dibanding triwulan IV-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 2,15 persen (q-to-q).

“Ekonomi Maluku Utara triwulan I-2023 sebesar 16,50 persen (Y-on-Y). Ekonomi Maluku Utara triwulan I-2023 sebesar 2,15 persen (Q-to-Q), perekonomian Maluku Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2023 mencapai Rp 19,9 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 11,1 triliun,” jelas Aidil, Jumat (5/5).

“Dari sisi produksi, lapangan usaha pertambangan dan penggalian mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 46,27 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,37 persen,” tambahnya.

Ia bilang, ekonomi Maluku Utara triwulan I-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,15 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, lapangan usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,21 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,98 persen.

“Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Industri Pengolahan sebesar 12,21 persen, Pertambangan dan Penggalian sebesar 5,46 persen serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 2,29 persen,” katanya.