Tandaseru – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Utara melakukan langkah proaktif dalam memperkuat keterbukaan informasi publik dengan menggelar audiensi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Rabu (13/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kejari Halut tersebut dipimpin Ketua PWI Halut, Rachman Baba, dan diterima hangat Kepala Kejari Halut, Rahmat, beserta jajarannya guna membahas kolaborasi strategis dalam penyajian informasi hukum yang akurat.

Dalam diskusi tersebut, Rachman menekankan di tengah masifnya arus informasi digital yang seringkali tidak terverifikasi, peran pers profesional menjadi sangat krusial sebagai penyaring berita bagi masyarakat. Ia berharap adanya hubungan yang harmonis namun tetap profesional antara awak media dan aparat penegak hukum agar setiap produk jurnalistik yang dihasilkan memiliki bobot edukasi yang kuat.

“Media dan aparat penegak hukum harus saling membangun komunikasi yang sehat dan profesional. Tujuannya agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan memiliki nilai edukasi,” ujar Rachman dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Kejari Halut menyatakan komitmennya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para wartawan sebagai bentuk pelayanan informasi kepada publik. Meski demikian, Kejari juga memberikan pemahaman terkait adanya batasan-batasan prosedural dalam menangani sebuah perkara yang belum sepenuhnya dapat dikonsumsi publik demi kelancaran proses hukum.

“Semua yang kami lakukan tujuannya untuk masyarakat. Hanya saja ada informasi yang memang belum bisa dipublikasikan karena masih berkaitan dengan SOP maupun proses penanganan perkara,” jelas Rahmat.

Selain membahas teknis pemberitaan, kedua belah pihak turut menyoroti pentingnya peningkatan literasi hukum bagi masyarakat luas, termasuk rencana kolaborasi program edukasi ke sekolah-sekolah dan wilayah pedesaan. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir potensi disinformasi di ruang publik sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di wilayah Halmahera Utara.

Sahril Abdullah
Editor
Azhar
Reporter