Tandaseru — Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy mengusung visi “SULA BAHAGIA” dalam Pilkada 2020. Dengan visi tersebut, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang ini berjanji akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dalam tata kelola dan penyelenggaraannya, serta lingkungan hidup masyarakat yang bersih dan indah.

Dikutip dari dokumen visi-misi yang dimasukkan pasangan berakronim FAM-SAH ini ke Komisi Pemilihan Umum, visi “SULA BAHAGIA” ini juga bertujuan mewujudkan masyarakat yang bahagia dari segala aspek.

Bakal cabup Fifian Adeningsi kepada awak media beberapa waktu lalu mengungkapkan sikap optimismenya dan keyakinan memenangkan kontestasi Pilkada Kepulauan Sula 9 Desember 2020 mendatang.

“Sangat optimistis untuk menang di tanggal 9 Desember 2020,” kata Fifian usai mendaftar di KPU Kepulauan Sula, Minggu (6/9) kemarin.

Berikut Visi dan Misi FAM-SAH:

Visi: “SULA BAHAGIA” artinya, mewujudkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula yang bahagia dari semua aspek kehidupannya. BAHAGIA sendiri merupakan akronim dari Bersih, Aman, Hebat, Adil, Giat, Inovatif, dan Agamais.

Rasionalisasi BAHAGIA dipaparkan sebagai berikut:

Sula Bersih, yaitu mewujudkan pemerintahan yang bersih dalam tata kelola dan penyelenggaraannya (clean governance) serta lingkungan hidup masyarakat yang bersih dan indah.

Sula Aman, yaitu perwujudan suatu kondisi atau situasi kehidupan masyarakat yang berada dalam suasana rasa aman dan tertib.

Sula Hebat, yaitu menghasilkan suatu kerja cerdas seluruh elemen masyarakat yang merupakan prestasi yang sangat luar biasa.

Sula Adil, yaitu terwujudnya keadaan di mana masyarakat diperlakukan secara tidak memihak, dan berdasarkan kebenaran serta sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sula Giat, yaitu melahirkan suatu perbuatan, usaha dan/atau keinginan yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dengan penuh semangat dan gairah yang tinggi.

Sula Inovatif, yaitu menghasilkan suatu pikiran, pemahaman dan memproduksi karya atau inovasi yang bermanfaat bagi orang banyak.

Sula Agamais, yaitu perwujudan suasana beragama dalam kehidupan masyarakat yang penuh toleransi, kedamaian dan kebahagiaan, serta tercipta rasa saling menghormati, menghargai antar umat beragama maupun sesama umat beragama.