Tandaseru — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku Utara tengah mencari figur baru untuk mengisi posisi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Jabatan tersebut saat ini mengalami kekosongan setelah pejabat sebelumnya, Abdullah Assagaf, resmi mengundurkan diri akibat tersandung kasus hukum.
Gubernur Sherly menyampaikan bahwa proses pencarian figur pengisi posisi strategis tersebut akan mengikutsertakan masukan dari Wakil Gubernur Maluku Utara.
”Sedang dicari-cari. Mungkin nanti Pak Wagub ada usulan, kita cari siapa yang bisa,” kata Sherly, saat ditemui di Sofifi, Jumat (11/9/2026).
Pengunduran diri Abdullah Assagaf dilakukan menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan. Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara itu resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ternate sejak Rabu, 2 September 2026, untuk jangka waktu 20 hari.
Abdullah terjerat kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Goto, Kota Tidore Kepulauan, tahun anggaran 2021. Nilai proyek tersebut mencapai Rp2,92 miliar dengan taksiran kerugian negara sebesar Rp779,5 juta.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.