Tandaseru – Memperingati Hari Anak Nasional, Tim Penggerak PKK Pokja I Kabupaten Halmahera Barat bekerja sama dengan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Desa Awer menggelar aksi pungut sampah yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini digelar untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan ramah anak demi mendukung tercapainya target Generasi Emas Indonesia 2045.
Ketua Pokja I TP PKK Halmahera Barat, Rahmi Haris, menegaskan Hari Anak Nasional harus dimaknai sebagai langkah nyata memenuhi hak-hak anak, bukan sekadar seremonial tahunan.
“Investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh hak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang aman. Dari anak-anak inilah Generasi Emas Indonesia 2045 akan lahir,” ujar Rahmi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Halmahera Barat.
Ia menjelaskan, aksi pungut sampah bertujuan menanamkan karakter peduli lingkungan dan gotong royong sejak dini. Sementara sosialisasi pencegahan kekerasan bertujuan mengedukasi masyarakat agar anak-anak dapat tumbuh tanpa rasa takut maupun diskriminasi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Barat, Meri Popala, menyampaikan perlindungan anak memerlukan peran aktif dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.
“Keterlibatan aktif keluarga, pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal menjadi faktor penting dalam membangun sistem perlindungan anak yang berkelanjutan,” kata Meri.
Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara tersebut berharap gerakan edukasi dan kepedulian lingkungan ini dapat menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Halmahera Barat.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.