Tandaseru – Kontingen atlet dari Kota Tidore Kepulauan (Tikep) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum pada cabang olahraga atletik dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara. Kompetisi akbar tingkat pelajar ini resmi ditutup, Kamis (9/7/2026), di Kabupaten Pulau Morotai.
Kepastian gelar juara umum tersebut diumumkan langsung dalam prosesi penutupan yang berlangsung di lapangan Desa Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan. Kota Tidore Kepulauan kokoh berada di puncak klasemen akhir perolehan medali cabang atletik setelah sukses mengoleksi total 13 medali, yang terdiri dari 6 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Posisi kedua ditempati Kota Ternate yang mengumpulkan total 7 medali (4 emas, 1 perak, 2 perunggu). Menyusul di peringkat ketiga, Kabupaten Halmahera Utara juga mengemas 7 medali namun kalah dalam raihan emas (2 emas, 4 perak, 1 perunggu). Sementara itu, sang tuan rumah Kabupaten Pulau Morotai harus puas berada di peringkat keempat dengan perolehan 5 medali (2 emas dan 3 perak).
Secara keseluruhan, jalannya pertandingan cabang olahraga atletik pada POPDA XII tahun ini memperebutkan total 54 medali, dengan rincian masing-masing 18 medali emas, perak, dan perunggu. Penyerahan medali kepada para atlet berprestasi diserahkan langsung Wakil Bupati Morotai, Rio Christian Pawane, didampingi Ketua Panitia Provinsi Maluku Utara Sukur Lila, dan Ketua Panitia Lokal Muhammad Umar Ali.
Dalam sambutan penutupannya, Ketua Panitia POPDA XII Maluku Utara, Sukur Lila, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, seluruh perangkat pertandingan, wasit, juri, serta semua kontingen yang telah mendukung penuh kesuksesan kompetisi ini. Ia menegaskan bahwa esensi dari ajang ini melampaui sekadar perebutan medali.
“Kami berharap ajang POPDA tidak hanya menjadi kompetisi untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet usia pelajar yang mampu melahirkan bibit-bibit unggul,” ucap Sukur.
Ia juga menambahkan, ajang ini memikul misi jangka panjang untuk memetakan potensi atlet muda daerah. Sukur berharap para atlet yang telah menunjukkan performa terbaiknya tidak ditelantarkan begitu saja selepas kompetisi ini berakhir.
“Para atlet terbaik yang tampil pada POPDA XII diharapkan dapat terus dibina sehingga mampu mengharumkan nama Maluku Utara pada ajang nasional hingga internasional,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.