Tandaseru – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate, Maluku Utara, tengah mendalami serangkaian dugaan kasus pelecehan seksual berupa begal payudara di ruang publik yang meresahkan warga Kota Ternate belakangan ini. Aksi yang menyasar pengendara perempuan tersebut kini menjadi atensi khusus pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bakry Syahruddin, mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Berdasarkan data awal, terdapat sedikitnya tiga hingga empat korban yang telah melaporkan kejadian serupa.
“Tetap dalam penyelidikan. Ini juga menjadi atensi Kapolres untuk ditindaklanjuti oleh Reskrim dan jajaran,” ujar Bakry, Minggu (26/4/2026).
Modus operandi yang dilakukan pelaku diduga dengan cara membuntuti korban yang tengah berkendara sendirian, terutama pada malam hari. Pelaku kemudian melakukan aksi pelecehan fisik pada bagian tubuh sensitif sebelum melarikan diri. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengidentifikasi identitas pelaku.
“Saat ini masih dalam tahap pengumpulan bukti-bukti di lapangan,” tambah Bakry.
Ramainya isu ini di media sosial juga memicu respons dari berbagai lembaga swadaya masyarakat. Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara turut mengeluarkan imbauan agar masyarakat, khususnya perempuan, meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan.
Pihak Polres Ternate meminta masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui informasi terkait ciri-ciri pelaku untuk segera melapor ke markas kepolisian terdekat. Kerja sama warga dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pengungkapan kasus dan mengembalikan rasa aman di ruang publik Kota Ternate.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.