Sekilas Info

Selingkuhi Istri Orang, Mantan Kades dan Selingkuhan Jadi Tersangka

Mapolres Pulau Morotai. (Tandaseru/Irjan)

Tandaseru -- Polres Pulau Morotai, Maluku Utara resmi menetapkan MW dan RH sebagai tersangka kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan. MW yang merupakan mantan kepala desa salah satu desa di Kecamatan Morotai Utara itu diduga telah berselingkuh dengan RH, guru SD yang masih berstatus istri sah Anggota Badan Permusyawaratan Desa setempat.

Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai IPTU Efrian Mustaqim Batiti saat dikonfirmasi menyatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. MW dan RH dikenakan Pasal 284 ayat (1) KUHP tentang Perselingkuhan dan Perzinahan. Ancaman hukumannya 9 bulan penjara.

"Dari hasil gelar perkara, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perzinahan," kata Mustaqim di ruang kerjanya, Rabu (16/9).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, MW dan RH sampai saat ini belum ditahan. Mustaqim bilang, pertimbangannya keduanya sejauh ini sangat kooperatif dan ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

"Keduanya kooperatif, jadi tidak ditahan. Ancaman hukuman penjara pun di bawah 5 tahun,” terangnya.

Hubungan MW dan RH terkuak setelah seseorang mengirimkan foto keduanya di ponsel suami RH. Saat ditanyakan sang suami, RH akhirnya mengaku telah menjalin hubungan dengan MW selama 8 bulan terakhir.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Sahril Abdullah