Tandaseru — Tidak hanya harga tiket penumpang angkutan darat dan laut, harga tiket pesawat di Provinsi Maluku Utara pun mengalami kenaikan.

Meski begitu, kenaikan harga tiket pesawat menurut Kepala Bandara Sultan Babullah Ternate Daverius Maarang, bukan disebabkan oleh dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada, 3 September 2022 lalu.

“Kenaikan BBM sepertinya tidak berpengaruh ke harga tiket pesawat. Kenaikan harga (surcharge) avtur terjadi lebih dahulu dari kenaikan BBM yang mempengaruhi harga  tiket pesawat,” jelas Daverius kepada tandaseru.com, Jumat (9/9).

Lanjut dia, terlebih lagi avtur tidak termasuk jenis BBM yang dinaikkan harganya oleh pemerintah pusat pada pengumuman tanggal 3 lalu.