Tandaseru — Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, resmi mengumumkan akan menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II untuk mengisi kekosongan pimpinan di 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tahapan pengumuman seleksi dijadwalkan dimulai 29 Juni 2026 mendatang.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Prof. Dr. Saiful Deni, menyampaikan hal tersebut usai memimpin rapat tim Pansel, Senin (22/6/2026). Ia menegaskan, proses seleksi ini bersifat transparan dan memberikan kesempatan luas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat.
“Inshaa Allah pengumuman dimulai tanggal 29 Juni. Ada 12 OPD yang akan diseleksi,” ujar Saiful.
Saiful juga menambahkan, seleksi ini tidak hanya terbatas bagi ASN di wilayah Maluku Utara saja, melainkan juga terbuka bagi ASN dari luar daerah, sepanjang memenuhi ketentuan dan regulasi kepegawaian yang berlaku.
Daftar 12 Jabatan yang Dilelang:
- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Staf Ahli Wali Kota bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
- Kepala Dinas Pendidikan
- Kepala Dinas Perhubungan
- Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
- Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Kepala Dinas Koperasi dan UKM
- Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah
- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Jadwal dan Tahapan Seleksi
Berdasarkan data yang dirilis Pansel, berikut adalah rangkaian jadwal pelaksanaan seleksi:
- 29 Juni – 13 Juli 2026: Pengumuman, penerimaan berkas, dan seleksi administrasi.
- 15 Juli 2026: Pengumuman hasil seleksi administrasi.
- 16 – 17 Juli 2026: Penilaian rekam jejak.
- 20 Juli 2026: Penulisan makalah.
- 21 – 24 Juli 2026: Wawancara oleh tim pansel.
- 4 Agustus 2026: Pembukaan, simulasi klasikal, dan simulasi interaktif.
- 5 Agustus 2026: Kelanjutan simulasi interaktif dan wawancara.
- 6 Agustus 2026: Psikotes serta pengisian kuesioner monitoring dan evaluasi (monev).
Pansel menjamin bahwa seluruh proses akan dikawal dengan ketat agar berjalan objektif. “Ini masih tahapan awal, dan seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Saiful.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.