Tandaseru — Polres Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Nusa I Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Haltim, Selasa (7/4/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan guna menghadapi berbagai potensi konflik sosial yang dapat mengancam stabilitas di wilayah tersebut.
Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, bertindak langsung sebagai pimpinan apel yang turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Haltim, personel Kompi 3 Brimob Batalyon B, TNI Koramil 1505-03 Maba, serta perwakilan Pemerintah Daerah dan tokoh agama. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen terpadu dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam amanatnya, Bobby menyoroti dinamika situasi terkini yang menunjukkan adanya kerawanan, mulai dari sengketa lahan, isu SARA, hingga ancaman penyebaran hoaks. Ia menegaskan, segala bentuk gesekan di tengah masyarakat harus diantisipasi sejak dini agar tidak menghambat pembangunan daerah.
“Potensi konflik tersebut dapat mengganggu stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan daerah, sehingga penanganannya harus dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan terpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bobby menjelaskan Operasi Aman Nusa I akan menitikberatkan pada langkah deteksi dini serta upaya preemtif dan preventif. Ia meminta seluruh personel di lapangan tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Selain kesiapan internal, sinergitas antara TNI-Polri dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah dianggap sebagai kunci utama kesuksesan operasi. Bobby mengingatkan, kekuatan peralatan tidak akan berarti tanpa adanya dukungan dan kepercayaan dari masyarakat Halmahera Timur.
“Keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kekuatan personel dan peralatan, tetapi juga oleh kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.