Tandaseru — Warga Desa Sokonora, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dihebohkan dengan penemuan dua butir bom jenis mortir yang diduga masih aktif peninggalan Perang Dunia II di tepi Danau Galela, Jumat (11/9/2026). Bom tersebut ditemukan di Jalan Pantai Gunung, Desa Seki, tidak jauh dari lokasi warung makan Dua Putaran.

Penemuan berawal saat seorang warga setempat bernama Kamarullah Lemon sedang memberi makan ternak sapinya di area tepi danau. Kamarullah kemudian melihat dua benda menyerupai mortir tergeletak di tanah dan sempat mengangkat salah satunya karena penasaran.

“Menurut keterangan saksi, bom jenis mortir yang diangkat sempat mengeluarkan asap. Melihat hal itu saksi langsung panik karena takut membahayakan keselamatan,” ujar Kapolsek Galela IPDA Fajri M Syamsuddin, Senin (14/9/2026).

Menurut Fajri, dua unit senjata peledak era Perang Dunia II tersebut memiliki ukuran panjang sekitar 40–50 cm dengan diameter kurang lebih 20 inci.

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Galela langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi yang sebagian masih terendam air di tepi danau tersebut.

“Areal tersebut masih di dalam air tepi danau. Lokasi sudah dipasangi police line,” jelas Fajri.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kepolisian meminta warga menjauhi tempat penemuan mortir tersebut sampai proses evakuasi selesai dilakukan.

“Bagi warga jangan mendekati areal temuan bom jenis mortir, karena bom tersebut diduga masih aktif dan sempat mengeluarkan asap,” tegasnya.

Pihak Polsek Galela sendiri telah berkoordinasi dengan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satuan Brimob untuk melakukan evakuasi serta pemusnahan bom secara aman.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter