Tandaseru — Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Maluku Utara, tengah mendalami penyebab kandasnya KM Bunda Maria di perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (13/8/2026) pukul 23.00 WIT.
KM Bunda Maria yang mengangkut 142 penumpang dan muatan campuran sekitar 5 ton tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Bastiong, Ternate, menuju Pelabuhan Babang, Halmahera Selatan, pada pukul 21.30 WIT. Insiden terjadi sekitar 1,5 jam setelah kapal berlayar.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Kelas II Ternate Sugandi menyatakan, KSOP akan memanggil seluruh kru yang bertugas untuk menjalani pemeriksaan resmi pada Jumat (14/8/2026).
“Kita akan mendalami dengan memanggil nahkoda, mualim yang berjaga, mualim tiga hingga juru kemudi KM Bunda Maria untuk menghadap ke kantor,” ujar Sugandi.
Sugandi menegaskan, sebelum berlayar, KM Bunda Maria telah mengantongi izin, dinyatakan laik, dan kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau normal. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan faktor utama pemicu insiden.
Seluruh 142 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi aman oleh tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Polsek Ahmad Yani, TNI AL, dan Tim DVI Polda Maluku Utara.
Saat ini, kapal telah ditarik kembali ke Ternate melalui Pelabuhan Ahmad Yani untuk menjalani uji kelayakan fisik. KSOP menegaskan izin operasi KM Bunda Maria baru akan diberikan kembali jika hasil pemeriksaan menyatakan kapal tersebut masih laik laut.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.