Tandaseru — Anggota DPD/MPR RI, Hasby Yusuf, mendorong ribuan mahasiswa baru Universitas Khairun (Unkhair) untuk mengasah integritas moral dan kepemimpinan di luar ruang perkuliahan. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unkhair di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara, Senin (3/8/2026).

Kegiatan PKKMB tahun ini mengusung tema “Akselerasi Transformasi Sains dan Paradigma Inklusif: Mengonstruksi Intelektual Muda Unkhair yang Unggul dan Berdaya Saing Global”. Sebagai alumni Unkhair, Hasby mengaku bangga atas bergabungnya para mahasiswa baru di kampus tersebut.

Dalam orasinya, Hasby menekankan intelektualitas dan kepemimpinan merupakan dua elemen mendasar yang harus dimiliki setiap mahasiswa. Namun, kedua elemen tersebut tidak akan bermakna tanpa ditopang oleh integritas moral dan rasa patriotisme.

“Intelektualitas dan kepemimpinan bukan sekadar tradisi kampus, melainkan tugas kesejarahan. Tanpa akhlak yang baik dan jiwa patriotik, seseorang tidak akan mencapai derajat kepemimpinan dan intelektual yang sesungguhnya,” tegas Hasby.

Ia mengingatkan, dalam catatan sejarah Indonesia, mahasiswa selalu menjadi motor pergerakan dan penentu arah perubahan politik bangsa. Oleh karena itu, ia meminta mahasiswa tidak hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra kampus seperti BEM, HMI, PMII, IMM, KAMMI, GMKI, PMKRI, GMNI, LMND, dan organisasi lainnya.

Sebagai wakil rakyat di parlemen nasional, Hasby mengakui pentingnya kontrol sosial dari mahasiswa sebagai ‘parlemen jalanan’ untuk menjaga jalannya demokrasi.

Menutup pemaparannya, Hasby berpesan agar para mahasiswa baru selalu menjaga nama baik almamater, orang tua, dan daerah dengan mengukir prestasi akademik serta menghindari perilaku yang merugikan.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter