Tandaseru — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Fish Gate 1 dilaporkan hilang saat memancing menggunakan perahu pakura di perairan Desa Patlean, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Korban nekat melaut di tengah kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan hilangnya korban dari rekan sesama kru kapal dan langsung bergegas mengambil tindakan.
“Kami menerima informasi kondisi membahayakan jiwa manusia ini dari rekan korban. Saat ini tim rescue telah dikerahkan ke lokasi kejadian,” ujar Ferdinando dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu, KM Fish Gate 1 yang mengangkut 12 ABK sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di sekitar perairan Desa Patlean. Namun, cuaca buruk dan angin kencang tiba-tiba melanda kawasan tersebut.
Demi keselamatan, nakhoda menginstruksikan seluruh kru berlindung dan mengikat kapal pada ponton. Seluruh ABK diperintahkan naik ke atas kapal utama. Naas, salah satu ABK menolak imbauan tersebut.
Korban tetap memaksa turun menggunakan perahu pakura untuk memancing dengan jarak sekitar 1 mil laut dari posisi kapal utama. Tak berselang lama, perahu yang digunakan korban luput dari pandangan rekan-rekannya dan dinyatakan hilang.
Kru KM Fish Gate 1 sempat melakukan upaya pencarian mandiri di sekitar lokasi kejadian. Namun, karena tanda-tanda keberadaan korban tidak kunjung ditemukan, pihak kapal akhirnya menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate untuk meminta bantuan.
Merespons laporan tersebut, Basarnas Ternate bergerak cepat. Pada Rabu pukul 07.30 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo diberangkatkan menuju lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Tobelo.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari:
- Pos SAR Tobelo
- Pos Polair Polda Maluku Utara
- Pos AL Tobelo
- Kru KM Fish Gate 1
Berdasarkan data yang dirilis Basarnas, berikut adalah identitas lengkap korban yang sedang dalam proses pencarian:

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di area perairan Halmahera Timur. Perkembangan mengenai hasil pencarian akan diperbarui secara berkala oleh pihak otoritas terkait.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.