Mantan Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ini menyebutkan, banyak wilayah yang ditempati warga Makayoa seperti di Gane Barat dan Pulau Obi di Halmahera Selatan menjadi daerah yang paling tertinggal, padahal memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah.

Kondisi kesenjangan pembangunan ini kata dia, berbanding terbalik dengan daerah lainnya di Maluku Utara yang meski tidak memiliki potensi alam melimpah, namun dari sisi pembangunan infrastruktur justru jauh lebih baik. Seperti masalah infrastruktur jalan-jembatan, listrik, juga terkait kesejahteraan masyarakat.

“Jadi intinya tidak boleh ada diskriminasi terhadap pelaksanaan pembangunan. Harapannya, jika mereka berdua duduk, maka apa yang kami mintakan mereka berdua memperhatikan dan mau melaksanakannya,” pungkas Rivai.

Sementara itu, bakal calon Gubernur Maluku Utara, Aliong Mus dalam kesempatan itu menyatakan begitu mengapresiasi antusiasme warga IKB Makayoa yang hadir dalam acara silaturahim tersebut.

“Luar biasa yah, dan saya sangat berterima kasih dengan pertemuan keluarga besar Makayoa, itu sesuatu yang luar biasa bagi saya,” kata Aliong.