Sementara Ketua KPU Babul M Syaifuddin mengaku, KPU telah melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah. Hasil pertemuan itu, menurut Kaban Kesbangpol sudah SP2D untuk pencairan dana tambahan Rp 2 miliar bulan ini.
“Rp 2 miliar sampai saat ini baru dalam bentuk SP2D, namun tanggal pencairan belum dicantumkan,” akunya.
Terpisah, Ketua KPU Provinsi Maluku Utara Mohtar Alting usai melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah Selasa (4/6) kemarin mengaku dana hibah Pilkada Halbar akan ditambahkan.
“Dana hibah Halbar masih kecil, jadi sudah ketemu bupati dan sudah sepakati bulan ini akan ditambahkan,” tandasnya.
Berikut rincian dana hibah Pilkada Halbar:
- KPU jumlah total 1 tahun Rp 26.542.426.460. Jumlah dana yang sudah dikeluarkan Rp 3.000.000.000 tahap dua, sisa anggaran Rp 23.542.426.460
- Bawaslu jumlah total 1 tahun Rp 11.403.188.200. Dana yang sudah dikeluarkan Rp 2.000.000.000 tahap satu, sisa anggaran Rp 9.403.188.200
- TNI jumlah total 1 tahun Rp 1.405.095.000. Dana yang sudah dikeluarkan Rp 300.000.000 tahap satu, sisa anggaran Rp 1.105.095.000
- Polres jumlah total 1 tahun Rp 4.993.890.000. Dana yang sudah dikeluarkan Rp 500.000.000 tahap satu, sisa anggaran Rp 4.493.890.000
Total anggaran keseluruhan 1 tahun Rp 44.344.599.660. Jumlah dana yang sudah dikeluarkan Rp 7.800.000.000. Sisa anggaran secara keseluruhan Rp 38.544.599.660.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.