Olehnya, tanggung jawab yang begitu besar, mengantar pada kesadaran dan menggugat terhadap peranan akademis. Adapun yang dimaksud adalah pendidikan yang hakikatnya adalah mendidik, hal itu yang dimaksud adalah lebih peka terhadap kondisi sosial yang tak karuan. Olehnya penulis teringat dengan sabda seorang sufi, Jalaluddin Rumi, “jika engkau merasakan sakit atas dirimu, itu tandanya engkau masih hidup. Namun, jika engkau merasakan sakit yang dirasakan oleh orang lain itu tandanya engkau adalah manusia”. Adapun, kata-kata ini sebagai reflektif terhadap kesadaran, khususnya mahasiswa. Olehnya itu, penulis mencoba menghubungkan antara makna Pendidikan dengan kepekaan terhadap kondisi lingkungan akademik yang belakangan ini semakin dilangkahi (ditinggalkan). Yang dimaksud kepekaan adalah sebagai “humanisme”. (*)
Tag Terkait:

Terkait

Terkini
Penting Dibaca
Janji Manis Aspal Butas Belum Terbukti, Warga Golo Tagih Komitmen Bupati Halmahera Barat
3 jam yang lalu
Penting Dibaca
RSUD Chasan Boesoirie Sukses Lakukan Kateterisasi Otak untuk Identifikasi Kelainan Pembuluh Darah
16 jam yang lalu
Penting Dibaca
Karhutla Gunung Jailolo Meluas, Warga Bergerak Cegah Api Masuk Permukiman
18 jam yang lalu
Ekobis
OJK, BEI, dan Phintraco Sekuritas Ajak HMI Ternate Melek Investasi Pasar Modal
20 jam yang lalu
Penting Dibaca
Diselamatkan Kapal Navios Pollux, Pemda Morotai Kawal Kepulangan Nelayan Sambiki
1 hari yang lalu
Penting Dibaca
Perkuat Identitas Daerah, Kirab Budaya Moloku Kie Raha Wujudkan Visi Sherly-Sarbin
1 hari yang lalu
Penting Dibaca
DKP Malut Buka Gerai Perizinan Rumpon Gratis di Halbar, Lima Dokumen Nelayan Mulai Diproses
2 hari yang lalu
Daerah
PP HPMS Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial
2 hari yang lalu
Penting Dibaca
Catat! Khusus 10–11 Oktober, Keberangkatan Kapal Cepat Jailolo–Ternate Berubah
2 hari yang lalu
Penting Dibaca
Pertama Kali Dalam Sejarah Pelayaran Morotai, Kabut Asap Karhutla Tutupi Perairan
2 hari yang lalu


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.