Olehnya, tanggung jawab yang begitu besar, mengantar pada kesadaran dan menggugat terhadap peranan akademis. Adapun yang dimaksud adalah pendidikan yang hakikatnya adalah mendidik, hal itu yang dimaksud adalah lebih peka terhadap kondisi sosial yang tak karuan. Olehnya penulis teringat dengan sabda seorang sufi, Jalaluddin Rumi, “jika engkau merasakan sakit atas dirimu, itu tandanya engkau masih hidup. Namun, jika engkau merasakan sakit yang dirasakan oleh orang lain itu tandanya engkau adalah manusia”. Adapun, kata-kata ini sebagai reflektif terhadap kesadaran, khususnya mahasiswa. Olehnya itu, penulis mencoba menghubungkan antara makna Pendidikan dengan kepekaan terhadap kondisi lingkungan akademik yang belakangan ini semakin dilangkahi (ditinggalkan). Yang dimaksud kepekaan adalah sebagai “humanisme”. (*)
Tag Terkait:

Terkait

Terkini
Penting Dibaca
Diselamatkan Kapal Navios Pollux, Pemda Morotai Kawal Kepulangan Nelayan Sambiki
38 menit yang lalu
Penting Dibaca
Perkuat Identitas Daerah, Kirab Budaya Moloku Kie Raha Wujudkan Visi Sherly-Sarbin
3 jam yang lalu
Penting Dibaca
DKP Malut Buka Gerai Perizinan Rumpon Gratis di Halbar, Lima Dokumen Nelayan Mulai Diproses
12 jam yang lalu
Daerah
PP HPMS Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial
12 jam yang lalu
Penting Dibaca
Catat! Khusus 10–11 Oktober, Keberangkatan Kapal Cepat Jailolo–Ternate Berubah
14 jam yang lalu
Penting Dibaca
Pertama Kali Dalam Sejarah Pelayaran Morotai, Kabut Asap Karhutla Tutupi Perairan
15 jam yang lalu
Penting Dibaca
Cerita Empat Polisi Patungan Gaji Beli Perahu Demi Seberangkan Siswa Sekolah di Morotai
17 jam yang lalu
Penting Dibaca
Lewat HALO CB, Layanan Informasi Seputar RSUD Chasan Boesoirie Makin Mudah Diakses
24 jam yang lalu
Advertorial
Perkuat Ketahanan Pangan, BI dan Pemda Halmahera Timur Kolaborasi Panen Bawang Merah
24 jam yang lalu


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.