Olehnya, tanggung jawab yang begitu besar, mengantar pada kesadaran dan menggugat terhadap peranan akademis. Adapun yang dimaksud adalah pendidikan yang hakikatnya adalah mendidik, hal itu yang dimaksud adalah lebih peka terhadap kondisi sosial yang tak karuan. Olehnya penulis teringat dengan sabda seorang sufi, Jalaluddin Rumi, “jika engkau merasakan sakit atas dirimu, itu tandanya engkau masih hidup. Namun, jika engkau merasakan sakit yang dirasakan oleh orang lain itu tandanya engkau adalah manusia”. Adapun, kata-kata ini sebagai reflektif terhadap kesadaran, khususnya mahasiswa. Olehnya itu, penulis mencoba menghubungkan antara makna Pendidikan dengan kepekaan terhadap kondisi lingkungan akademik yang belakangan ini semakin dilangkahi (ditinggalkan). Yang dimaksud kepekaan adalah sebagai “humanisme”. (*)
Tag Terkait:

Terkait
Terkini
Ekobis
Mitra Transportasi Lokal Tegaskan Operasional dan Pembayaran dari NHM Tetap Berjalan Normal
10 jam yang lalu
Penting Dibaca
Gagas Reformulasi Hukum Korupsi SDA, Kajari Kota Bogor Resmi Raih Gelar Doktor di Unud
14 jam yang lalu
Buah Pikir
Pengembangan Pemahaman Tingkat Literasi Seksualitas dan Batas Tubuh (Body Boundaries) pada Remaja Awal
15 jam yang lalu
Politik
Perebutkan Motor dan Puluhan Juta, 512 Pasangan Ramaikan Demokrat Cup Maluku Utara 2026
1 hari yang lalu
Advertorial
Juara I MTQ Malut, Qari Asal Morotai Kantongi Bonus Rp10 Juta dan Tiket Nasional
1 hari yang lalu
Perkara
Oknum Polisi Terdakwa Kasus Kekerasan Seksual Divonis Bebas, Korban Rusaki Fasilitas PN Sanana
1 hari yang lalu
Advertorial
Ubah Pola Pikir Pengelolaan Sampah, Pemkot Tidore Bidik Pengurangan dari Sumbernya
1 hari yang lalu
Perkara
Bayang-bayang Darurat Kekerasan Seksual Intai Morotai: Korban dan Para Pelaku Masih Remaja
1 hari yang lalu
Advertorial
Kemendagri Hibah Mobil Damkar Canggih Asal Korsel untuk Halmahera Timur
2 hari yang lalu



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.