“Bahasa (unggahan) itu kan bisa saja seperti ini, tapi kita tidak bisa nalar sampai di sana bahwa itu adalah pelanggaran (tanpa pendalaman),” ucapnya.

Musriyana berkata, ASN bersangkutan tentu paham konsekuensi yang harus dihadapi jika nekat berpolitik praktis.

“Dia lebih tahu. Kalau dia lakukan berarti risiko di tanggung sendiri. Umpama kita sudah tahu aturan dan kita langgar, yang pasti risiko kita tanggung sendiri. Pokoknya yang namanya pegawai ada aturannya,” tandas mantan Sekretaris DPRD Morotai ini.