Sekilas Info

Satu Lagi Tersangka Korupsi Kapal Nautika Praperadilankan Kejati Maluku Utara

Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. (Istimewa)

Tandaseru -- Satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara mengajukan gugatan praperadilan.

Praperadilan terhadap Kejaksaan Tinggi Malut terkait penetapan tersangka tersebut telah diajukan di Pengadilan Negeri Ternate.

Gugatan ini diajukan tersangka RZ yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pengadaan tersebut.

Dilansir dari situs PN Ternate, Pemohon RZ mengajukan gugatannya pada 31 Maret 2021 dengan Nomor Perkara 3/Pid.Pra/2021/PN/Tte.

Dalam petitum Pemohon meminta PN menguji sah tidaknya penetapan tersangka dirinya oleh Kejati Malut.

Sementara Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Malut, Irwan Datuiding yang dikonfirmasi mengungkapkan, pihak kejaksaan akan menghadapai gugatan yang diajukan oleh RZ.

"Pada intinya kami akan menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan oleh tersangka," kata Irwan.

Sebelumnya, Kejati menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator. Keempatnya masing-masing berinisial IR, IY, RZ, dan BDB.

Belakangan, IR yang merupakan Direktur PT Tamalanrea Karsatama mengajukan gugatan praperadilan yang diloloskan PN Ternate.