Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM akan melakukan permintaan penambahan kontainer kapal tol laut kepada Kementerian Perdagangan RI.

Pasalnya, Halbar saat ini mengalami kekurangan kontainer sehingga mengakibatkan banyak barang yang akan dikirim ke Surabaya dan yang masuk di Halbar tidak dapat termuat.

“Ada tambahan pelabuhan di Galela, sehingga kuota di Halbar itu sebagian masuk ke Galela,” ungkap Kepala Dinas Perindagkop-UKM Halbar Demisius O Boky, Kamis (7/6).

Demisius mengatakan, awalnya tol laut yang melayani rute Surabaya, Makassar, Halbar dan Pulau Morotai untuk satu kali pemuatan bisa memuat 30 sampai 40 kontainer.

Namun ketika ada tambahan satu pelabuhan di Galela, Halmahera Utara, maka kuota dikurangi.