Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menerima pencairan tahap awal Dana Bagi Hasil (DBH) kurang bayar tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025 dari pemerintah pusat sebesar Rp30,5 miliar pada Agustus 2026. Penyaluran dana ini menjadi angin segar bagi kondisi keuangan daerah yang mengalami tekanan akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp203,9 miliar pada 2026.
Bupati Halmahera Barat James Uang menjelaskan, total DBH kurang bayar yang menjadi hak daerah mencapai sekitar Rp120 miliar. Pencairan awal sebesar Rp30,5 miliar didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026, sehingga masih menyisakan sekitar Rp80,5 miliar yang menunggu penyaluran berikutnya.
Realisasi pencairan tersebut merupakan buah dari upaya Pemkab Halbar yang dua kali menyurati Menteri Keuangan serta melakukan pertemuan langsung dengan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 4 Agustus 2026.
James menegaskan, dana Rp30,5 miliar tersebut diarahkan secara terukur untuk menyelesaikan tunggakan kewajiban pemerintah daerah. Prioritas utama dialokasikan untuk membiayai hak-hak pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pembayaran iuran BPJS, serta kewajiban daerah lainnya.
“Dana ini pertama-tama kita gunakan untuk membayar hak-hak pegawai, baik ASN maupun PPPK, kemudian BPJS dan kewajiban pemerintah daerah lainnya,” kata James.
Apabila terdapat sisa anggaran setelah seluruh kewajiban tertunggak diselesaikan, Pemkab Halbar akan mengalokasikannya untuk membiayai kelanjutan pembangunan infrastruktur yang tertunda. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan ke tahap pengaspalan untuk ruas jalan yang telah melalui pengerasan sirtu, seperti jalan Akelamo-Susupu dan Akelamo-Gamsungi di Kecamatan Sahu Timur. Sementara pengerjaan ruas jalan lain yang belum terakomodasi akan didorong melalui APBD Halmahera Barat Tahun Anggaran 2027.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.