Tandaseru — Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Gedalti Pasaribu dilaporkan tenggelam saat berwisata di tempat pemandian Air Terjun Jembatan Alam, Desa Ruko, Kecamatan Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (8/8/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIT ketika korban yang berasal dari Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, sedang mandi dan berwisata bersama rekan-rekannya di lokasi tersebut. Korban mengalami kecelakaan saat berada di air hingga akhirnya tenggelam dan hilang.

Sebelum melaporkan ke pihak berwenang, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama pihak keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan upaya pencarian awal di sekitar lokasi kejadian. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga Kalak BPBD meneruskan laporan ke Pos SAR Tobelo untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan (SAR).

Komandan Pos SAR Tobelo, Rudin Jr., mengonfirmasi Tim Rescue Pos SAR Tobelo langsung dikerahkan ke lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan kendaraan operasional rescue car untuk melakukan koordinasi dan pencarian setelah menerima laporan tersebut.

“Pencarian yang dilaksanakan dari sore hingga malam hari belum berhasil menemukan korban. Pencarian malam ini pun dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan pada operasi SAR hari kedua besok,” ujar Rudin dalam keterangannya.

Operasi SAR ini melibatkan unsur tim gabungan yang terdiri atas Pos SAR Tobelo, Polairud Halmahera Utara, BPBD Halmahera Utara, serta masyarakat Desa Ruko. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih memantau lokasi dan bersiap melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter