Tandaseru — Sebuah truk bak hijau bermuatan kopra kelapa melebihi kapasitas (overload) melintasi jalan raya Pusat Kota Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Kamis (24/9/2026) malam.

Keberadaan truk tanpa nomor polisi bertuliskan angka 04 tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Truk yang melintas dari arah selatan menuju jalan utama Desa Darame sekitar pukul 20.25 WIT itu mengangkut berton-ton kopra hingga menggunung melebihi kapasitas bak. Selain tidak menutup muatannya dengan terpal, pengemudi truk juga terus menekan klakson sepanjang jalan.

Salah satu pengguna jalan, Naldo, mengaku geram saat melihat kondisi truk yang dinilainya sangat berisiko memicu kecelakaan tersebut.

“Muat muatan kopra kong so lebih lebih baik truk tu, so bagitu Tara tutup pake terpal baru lewat jalan raya lagi, ini kalau kopra jatuh bisa tindis orang,” kesalnya saat ditemui di lokasi.

Ia berharap Satlantas Polres Morotai dapat meningkatkan patroli pada malam hari untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang melanggar aturan muatan demi keselamatan publik.

“Jadi, mobil-mobil selain truk kopra, yang melebih kapasitas penumpang atau barang harus di tindak, sebab itu berbahaya bagi kecelakaan atau keselamatan kendaraan lain dijalan,” tandas Naldo.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kasat Lantas Polres Morotai, IPDA M. Agung Sudarsono, menyatakan bakal menindaklanjuti temuan tersebut.

“Saya monitor dulu untuk pastikan Mobil truk itu,” singkat Agung.

 

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter