Tandaseru – Hasil pengujian laboratorium independen menunjukkan kualitas air bersih yang dimanfaatkan warga Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, memenuhi baku mutu.

Petugas dari PT Analitika Kalibrasi Laboratorium, laboratorium independen yang telah terakreditasi, mengambil sampel air dari keran rumah warga di RT 1 dan RT 2 Desa Kawasi. Proses tersebut disaksikan langsung tandaseru.com, Senin (20/7/2026). Di lokasi yang sama, petugas juga melakukan pengujian in-situ sebelum sampel dikemas dan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis lebih lanjut.

Hasil pengujian in-situ menunjukkan nilai pH sebesar 7,7, kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen/DO) sebesar 8,5 mg/L, serta Daya Hantar Listrik (DHL) atau konduktivitas listrik sebesar 167,5 µS/cm. Nilai tersebut menunjukkan parameter yang diuji berada dalam kisaran yang memenuhi baku mutu sesuai standar yang berlaku.

Selain pengujian di lapangan, sampel air juga dianalisis di laboratorium terakreditasi untuk menguji parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi sesuai metode serta standar pengujian yang berlaku. Pengujian lanjutan dilakukan untuk memverifikasi kualitas air secara lebih komprehensif.

Head of Technical Support PT Halmahera Persada Lygend (HPL), salah satu entitas bisnis Harita Nickel, Dian Kristiyanto, mengatakan kualitas air bersih yang digunakan warga Desa Kawasi dipantau secara rutin melalui pemeriksaan internal maupun pengujian laboratorium independen.

“Kami melakukan pemantauan rutin, baik secara internal setiap minggu maupun melalui pengujian laboratorium eksternal secara berkala. Hasil pemantauan menunjukkan nilai pH berada pada kisaran 6,5 hingga 8,5 sesuai baku mutu sehingga aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Dian.

Penyediaan air bersih ini menjadi bagian dari dukungan Harita Nickel terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap air minum layak dan sanitasi. Kualitas air dipantau secara berkala untuk memastikan air yang digunakan warga memenuhi baku mutu.

Temuan tersebut sejalan dengan pengalaman warga yang merasakan perubahan kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari.

Ahmad Sabar, warga RT 2 Desa Kawasi, mengatakan ketersediaan air bersih membawa perubahan nyata dalam aktivitas sehari-hari. Sebelumnya, sebagian warga mengeluhkan kualitas air sumur bor yang payau atau dalam istilah setempat dikenal sebagai salobar.

Ahmad Sabar saat diwawancarai awak media. (Istimewa)

“Dulu kalau mandi rasanya lengket di badan, dan pakaian juga cepat kusam karena air salobar. Alhamdulillah, sekarang dari pihak Harita sudah memenuhi permintaan kami terkait air bersih. Kami sudah merasakan air yang benar-benar layak untuk keperluan sehari-hari,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, keberadaan air bersih menjadi salah satu fasilitas yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua RT 1 Desa Kawasi, Remon Nanlessy. Menurutnya, tersedianya layanan air bersih menjadi salah satu perubahan yang paling dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari, melengkapi layanan dasar lain yang kini tersedia di permukiman.

Remon Nanlessy saat diwawancarai awak media. (Istimewa)

Pemantauan kualitas air dilakukan secara berkala melalui pengujian internal dan pengujian laboratorium independen untuk memastikan pasokan air bersih yang diterima warga tetap memenuhi baku mutu. Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari dukungan Harita Nickel terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses air minum layak dan sanitasi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Upaya penyediaan dan pemantauan kualitas air bersih berbasis pengujian ilmiah ini mendapat apresiasi Dinas Kesehatan Halmahera Selatan. Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim, mengatakan jaminan kualitas air bersih merupakan pilar penting dalam mewujudkan permukiman yang sehat dan layak bagi masyarakat.

“Pemenuhan akses air bersih yang memenuhi baku mutu standar kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami mengapresiasi langkah Harita Nickel yang tidak hanya menyediakan infrastruktur fisiknya, tetapi juga konsisten melakukan pengujian berkala demi kepentingan kesehatan warga,” ujar Asia.

Asia menambahkan, keterbukaan hasil pengujian dan kolaborasi bersama warga serta pemerintah daerah ini perlu terus dipertahankan.

“Hasil pengujian ini memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kami berharap sinergi dalam pemenuhan dan pengelolaan kelayakan fasilitas permukiman ini terus berlanjut demi meningkatkan kualitas hidup warga,” tutupnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter