Tandaseru — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) telah menyelesaikan pembangunan dan renovasi empat unit rumah milik orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Tidore Kepulauan.
Bantuan ini difokuskan untuk mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Amin Hasan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026). Amin menjelaskan program RST ini merupakan bentuk intervensi langsung dari pemerintah pusat untuk memastikan adanya keselarasan antara pendidikan anak dan pemberdayaan ekonomi orang tua.
”Ketika seorang anak bersekolah, orang tuanya juga harus diberdayakan secara ekonomi agar mampu mandiri,” ujar Amin.
Keempat rumah yang telah selesai direnovasi tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Oba Tengah dan Oba Selatan. Amin menambahkan, bantuan ini menyasar rumah orang tua siswa yang sebelumnya telah melalui proses penilaian (assessment) oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) dan masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain untuk meningkatkan taraf hidup, program ini bertujuan mengubah hunian yang tidak layak menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman.
“Kami ingin menciptakan lingkungan keluarga yang lebih kondusif sehingga anak-anak dapat belajar dengan tenang dan fokus. Ini juga bagian dari upaya memenuhi hak warga kurang mampu untuk memiliki hunian layak sekaligus memutus rantai kemiskinan antar-generasi,” kata Amin.
Sementara itu, Koordinator PKH Kota Tidore Kepulauan, Sumarni Sahril, menjelaskan para pendamping PKH di lapangan memegang peran penting dalam mengawal program ini, mulai dari proses penjangkauan, penilaian, pengusulan, pemantauan (monitoring), hingga pelaporan ke kementerian.
Sumarni memaparkan, secara keseluruhan data usulan bantuan RST di Kota Tidore Kepulauan mencapai 30 unit rumah. Program ini dijalankan melalui kolaborasi sinergis antara Kementerian Sosial serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
”Kami telah menyampaikan laporan ke Kementerian Sosial. Harapan kami, kolaborasi bantuan RST di Kota Tidore Kepulauan ini dapat memutus mata rantai kemiskinan dan memberdayakan orang tua siswa Sekolah Rakyat agar bisa lebih mandiri ke depannya,” pungkas Sumarni.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.