Tandaseru — Seorang pria lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, bernama Alpinus Timomy (74 tahun) menjadi korban dugaan penipuan di Kota Ternate. Uang sebesar Rp 3,5 juta milik warga Desa Gamsida, Kecamatan Ibu Selatan tersebut, yang sedianya akan digunakan untuk biaya pengobatan, raib dibawa kabur seorang pria tak dikenal yang mengaku sebagai tukang ojek.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial Facebook ini terjadi di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIT.

Kapolsek Pulau Ternate, IPTU Lukman Umasugi, mengonfirmasi adanya insiden tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika korban sedang berada di kawasan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah. Korban kemudian didatangi pelaku yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek.

Saat mengetahui korban sedang mencari “orang pintar” (paranormal/tabib) di Ternate untuk berobat, pelaku langsung menawarkan jasa mengantarkan korban ke lokasi pengobatan di Kelurahan Kastela.

“Saat tiba di lokasi, Alpinus diminta menyiapkan dan menyerahkan uang Rp 3,5 juta ke pria itu untuk membayar tukang obat. Korban lalu diminta menunggu di bahu jalan dengan alasan pelaku ingin menjemput seseorang, namun pelaku akhirnya menghilang membawa uang tersebut,” ujar Lukman.

Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku

Mendapat laporan dari korban, Polsek Pulau Ternate segera bergerak melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV).

Meski demikian, polisi mengaku menghadapi kendala di lapangan karena keterbatasan informasi mengenai identitas pelaku. Korban mengaku lupa ciri-ciri fisik serta identitas terduga pelaku.

Polisi pun melakukan upaya lanjutan dengan memantau CCTV dari jalur Jambula hingga Kastela. Polsek Pulau Ternate menegaskan komitmennya terus mengusut kasus ini demi menemukan pelaku penipuan tersebut.

“Nanti besok atau lusa, kami lanjutkan penyelidikannya dari awal, mulai memonitor lokasi di Kota Baru sampai Kastela,” tutup Lukman.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter