Tandaseru – Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting untuk kawasan Indonesia Timur. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku” yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio C Pawane. Morotai dinilai sukses melakukan percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan secara terpadu, meski dihadapkan pada tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan.
“Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan dan keterbatasan akses, Morotai dinilai mampu menunjukkan capaian nyata dalam menekan angka kemiskinan serta mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Rusli, Selasa (19/5/2026).
Rusli menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat desa, serta masyarakat yang terlibat aktif. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras bersama, bukan hanya milik pemerintah daerah.
Ia menekankan, upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan butuh sinergi lintas sektor.
Di sektor kesehatan, Pemkab Morotai fokus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, intervensi gizi balita, edukasi keluarga, hingga menjangkau wilayah terpencil. Sementara di sektor ekonomi, program diarahkan pada pemberdayaan ekonomi keluarga, dukungan UMKM, pengembangan sektor perikanan dan pertanian lokal, serta pelatihan bagi masyarakat desa.
“Pembangunan daerah harus mampu menghadirkan dampak langsung yang dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” tambahnya.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa daerah yang masuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di kawasan timur Indonesia mampu bersaing dan berinovasi dalam tata kelola pemerintahan. Rusli berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus memperkuat reformasi pelayanan publik dan mempercepat pembangunan yang inklusif di Pulau Morotai.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.