Tandaseru — Seorang remaja laki-laki berinisial A (17 tahun), warga Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Minggu (25/10/2026) malam sekira pukul 19.45 WIT.

Peristiwa tersebut bermula saat korban makan malam bersama kekasihnya yang berinisial R (16 tahun) di sebuah rumah. Usai makan malam, keduanya terlibat perselisihan dan percekcokan lantaran korban melarang R pergi menghadiri audisi Morotai Festival di Pasar CBD Pulau Morotai.

Di tempat kejadian perkara (TKP), korban sempat memperlihatkan perilaku membahayakan diri sendiri yang membuat R akhirnya membatalkan niatnya ke lokasi acara. R berusaha menenangkan korban, namun memilih menjaga jarak karena merasa keselamatannya terancam.

Tak lama kemudian, korban mengeluh sakit perut dan meminta R membelikan obat maag di kios kecil yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah. Namun, setelah berjalan sekitar 15 menit, R merasa khawatir dengan kondisi korban dan memutuskan kembali.

Setibanya di lokasi, R menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung dan tidak memberikan respons. R spontan melepas tali dari leher korban untuk memberikan pertolongan, lalu menghubungi kakaknya melalui aplikasi WhatsApp guna meminta bantuan. Peristiwa ini kemudian diketahui pihak keluarga dan dilaporkan ke kepolisian.

Kapolsek Morotai Selatan AKP Ansar Abbas mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan personel kepolisian langsung menuju TKP begitu menerima laporan keluarga.

“Pihak keluarga korban meminta agar dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut melalui prosedur visum guna memperoleh kejelasan mengenai penyebab kematian korban,” jelas Ansar, Senin (26/10/2026).

Ia menambahkan, permintaan keluarga tersebut langsung ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan pihak medis serta petugas yang berwenang sesuai prosedur hukum.

“Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian dan belum menarik kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian korban,” tandasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter