Tandaseru — Saksi mata mengungkapkan detik-detik ditemukannya Xu Xinling (22 tahun), tenaga kerja asing (TKA) asal Republik Rakyat Cina, yang tewas tenggelam di objek wisata Gua Boki Maruru, Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Minggu (25/10/2026) sore.

Karyawan PT ENI yang tinggal di Mes Lipe, Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, tersebut awalnya terlihat sedang berenang menggunakan kacamata renang di perairan objek wisata dengan kedalaman sekitar 2 hingga 3 meter.

Fareza (27 tahun), salah satu saksi mata, mengungkapkan dirinya melihat korban menyelam dan tidak kunjung muncul ke permukaan air dalam waktu yang cukup lama.

“Saat itu saya sedang berada di atas paddle board dalam perjalanan kembali setelah mendampingi rombongan dokter pemerintah daerah yang berekreasi di Boki Maruru,” ungkapnya kepada polisi.

Kurang lebih 10-16 menit korban tak muncul ke permukaan usai menyelam. Awalnya Fareza mengira korban tengah snorkeling sehingga ia pun memarkir paddle board-nya.

Namun karena melihat korban tak kunjung timbul ke permukaan, Fareza bersama rekannya segera mendekati lokasi menggunakan paddle board. Mereka kemudian mendapati korban sudah tidak bergerak di dasar air.

“Perasaan saya tidak enak, jadi saya cek dia. Ternyata sudah tapalaka (tengkurap, red) di dasar,” sambungnya.

Fareza bersama dua orang lain, Moyo dan Odi, lantas mengangkat korban ke tepi sungai.

Sesampainya di tepi sungai, para pengunjung yang saat itu juga mencakup rombongan dokter pemda langsung memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP). Namun, korban tetap tidak sadarkan diri.

Sekitar 20 menit kemudian, anggota Polsubsektor Weda Utara bersama warga setempat kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban.

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sagea pukul 15.50 WIT. Setibanya di puskesmas, perawat setempat melakukan pemeriksaan medis dan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter