Tandaseru — Operasi pencarian terhadap kecelakaan perahu di perairan Dufa Dufa, Ternate, Maluku Utara, resmi ditutup Tim SAR gabungan, Sabtu (19/9/2026). Hingga hari ketujuh pelaksanaan operasi, satu korban bernama Muhammad bin Affan (5 tahun), warga Kelurahan Gambesi, belum berhasil ditemukan.
Perahu yang ditumpangi empat orang tersebut sebelumnya terbalik di perairan Dufa Dufa. Dari total empat penumpang, dua orang berhasil ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia, dan satu korban anak-anak masih hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan pencarian hari terakhir dimulai pukul 07.00 WIT dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Area penyisiran mencakup area seluas 18 nautical mile ke arah utara dan barat dari lokasi kejadian.
“Namun demikian, pelaksanaan operasi SAR oleh tim SAR gabungan sampai dengan pukul 18.03 WIT, korban belum ditemukan. Berdasarkan evaluasi bersama tim SAR gabungan, operasi SAR dinyatakan ditutup dengan hasil satu korban masih dinyatakan hilang,” kata Iwan.
Sebelum menutup operasi secara resmi, tim SAR gabungan telah menggelar evaluasi bersama sekaligus berkomunikasi dengan keluarga korban.
“Dan kami pun komunikasi dengan pihak keluarga bahwa pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Tentu kami dari tim SAR gabungan juga turut prihatin dan turut berdukacita terhadap hilangnya satu orang atas nama Muhammad bin Affan dengan usia 5 tahun, alamat di Gambesi,” ujar Iwan.
Meskipun operasi SAR secara resmi telah berakhir, pihak Basarnas Ternate menegaskan bahwa informasi mengenai keberadaan korban tetap terbuka apabila terdapat perkembangan baru di lapangan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.