Tandaseru — Menghadapi trimester ketiga kehamilan dan proses persalinan sering kali menghadirkan rasa cemas serta ketegangan bagi para calon ibu. Memahami kondisi psikologis dan fisik tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Ternate, Maluku Utara, menggelar pelatihan khusus Teknik Rebozo bagi ibu hamil dan para pendampingnya di Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan bertema “Pendampingan pada Ibu Hamil Trimester III dan Pendamping Persalinan dalam Melakukan Teknik Rebozo” ini berfokus mengenalkan metode tradisional asal Meksiko yang telah diakui secara medis. Menggunakan kain tenun atau selendang panjang yang diselimutkan ke panggul ibu, pendamping diajarkan cara melakukan ayunan lembut (shaking/sifting). Gerakan ini terbukti efektif merelaksasi otot panggul, meredakan nyeri punggung bawah, serta membantu kepala bayi turun ke jalan lahir secara alami.
Ketua Tim Pengabmas, Siska Nawang Ayunda Maqfiro, M.Keb, bersama anggotanya Triany Laila Pelu, S.SiT, M.Tr.Keb, mengungkapkan fokus utama program ini adalah mengubah peran pendamping persalinan—seperti suami, anggota keluarga, maupun kader kesehatan—dari sekadar penonton menjadi sosok pendukung yang aktif.

“Dukungan fisik dan emosional dari suami atau keluarga yang terlatih sangat memengaruhi kelancaran persalinan. Teknik Rebozo ini menjadi ‘jembatan’ sentuhan kasih sayang yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh ibu hamil,” tutur Siska.
Antusiasme menyelimuti jalannya pelatihan. Melalui simulasi langsung, para ibu hamil mengaku merasa lebih rileks dan tenang. Sementara itu, para suami dan pendamping menyambut baik keterampilan baru ini karena membuat mereka jauh lebih siap dan percaya diri dalam mendampingi sang istri saat hari persalinan tiba.
Inisiatif yang merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini juga mendapat sambutan hangat bidan dan kader kesehatan setempat. Selain mengurangi kecemasan dan potensi komplikasi persalinan, edukasi ini diharapkan dapat terus diterapkan secara mandiri di tingkat rumah tangga demi mewujudkan ibu dan bayi yang sehat di Kota Ternate.
Adapun tim pelaksana kegiatan tersebut terdiri dari:




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.