Tandaseru – Bagi Yunince, air bersih bukan lagi persoalan yang harus dipikirkan setiap hari. Sejak menempati Permukiman Baru Desa Kawasi, air mengalir selama 24 jam sehingga kebutuhan rumah tangga, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak, dapat dipenuhi kapan saja.
“Air selalu ada untuk mandi, mencuci, dan memasak. Mau mandi lima kali sehari juga airnya tetap cukup,” ujarnya.
Menurut Yunince, tersedianya air bersih menjadi salah satu fasilitas yang paling dirasakan manfaatnya. Kenyamanan tinggal di permukiman baru juga didukung pasokan listrik yang tersedia sepanjang hari.
Hal serupa dirasakan Tina Nomor, pelaku UMKM di Permukiman Baru Kawasi. Baginya, pasokan air bersih dan listrik yang stabil memberikan kepastian dalam menjalankan usaha sekaligus membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

“Air dan listrik yang lancar sangat membantu usaha kami. Semuanya juga disediakan sehingga bisa meringankan kebutuhan sehari-hari. Meski begitu, kami tetap menggunakannya seperlunya,” katanya.
Air bersih yang dimanfaatkan warga tersebut berasal dari Sungai Akelamo, sungai terbesar di Pulau Obi yang setiap hari diolah sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga. Saat meninjau lokasi, awak media diajak melihat langsung rangkaian pengelolaan air, mulai dari fasilitas water intake, Water Purification Plant (WPP), hingga jaringan distribusi.
Di fasilitas water intake, air Sungai Akelamo dipompa menuju WPP untuk menjalani serangkaian proses pengolahan sebelum dialirkan kepada masyarakat dan kawasan industri.
Head of Technical Support PT Obi Sinar Timur, Amiruddin, menjelaskan air baku terlebih dahulu diproses di Rectangular Clarifier menggunakan koagulan dan flokulan untuk mengendapkan partikel halus. Selanjutnya, air ditampung di Reservoir Pond sebelum menjalani proses desinfeksi menggunakan Sodium Hypochlorite (NaOCl) agar memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.

Selain melalui proses pengolahan, kualitas air juga dipantau secara berkala mulai dari sumber air, selama pengolahan di WPP, hingga pada titik distribusi. Pengujian dilakukan oleh tim internal dan diverifikasi melalui laboratorium eksternal yang telah terakreditasi.
Setiap bulan, WPP memasok sekitar 42.000 meter kubik air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga Permukiman Baru Desa Kawasi. Fasilitas ini juga menyuplai kebutuhan air kawasan industri serta menerapkan pemanfaatan kembali air proses sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Penyediaan air bersih tersebut menjadi bagian dari dukungan Harita Nickel terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap air minum layak dan sanitasi. Untuk menjaga kualitasnya, pemantauan dilakukan secara berkala agar air yang diterima masyarakat tetap memenuhi baku mutu.
Selain melayani Permukiman Baru, Harita Nickel juga menyediakan layanan air bersih bagi warga yang masih tinggal di permukiman lama Desa Kawasi. Kualitas air pada jaringan distribusi tersebut juga dipantau secara rutin melalui pengujian internal dan diverifikasi secara berkala oleh laboratorium eksternal terakreditasi.
Penelusuran awak media memperlihatkan bagaimana air Sungai Akelamo diolah hingga mengalir ke rumah-rumah warga melalui serangkaian proses pengolahan dan pengawasan kualitas yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pengelolaan tersebut, Harita Nickel turut mendukung upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap air minum layak dan sanitasi di Pulau Obi, sekaligus memastikan pasokan air bersih yang dimanfaatkan warga tetap memenuhi standar yang berlaku.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.