Tandaseru – Tim SAR Gabungan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, terus mengintensifkan pencarian terhadap nelayan bernama Kamaludin Bunga alias Foni (41 tahun). Warga Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Utara, tersebut dilaporkan hilang saat memancing ikan tuna di rumpon sejak Selasa (16/9/2026).
Hingga hari kelima pencarian pada Senin (21/9/2026), upaya yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD Pemda Morotai, serta warga nelayan setempat masih belum membuahkan hasil.
Petugas Basarnas Pulau Morotai, Hidayat Hatari, menyampaikan rangkaian operasi pencarian diawali dengan pembagian tugas pada pagi hari.
“Pukul 07.45 WIT pagi, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pagi dengan membagi unsur pencarian menjadi lima SRU yang dipimpin langsung oleh OSC mengenai pembagian tugas serta penyampaian Renops H.5,” kata Hidayat.
Ia menjelaskan, usai arahan tersebut, seluruh tim langsung bergerak menuju area pencarian masing-masing sesuai Rencana Operasi (Renops) SAR. Selain menyisir laut, petugas juga menyebarkan informasi kepada pengguna jalur pelayaran di sekitar lokasi.
“Tim melakukan pemapelan kepada kapal-kapal dan nelayan yang melintas agar membantu pemantauan serta segera melapor jika menemukan keberadaan korban,” ujarnya.
Kendati demikian, proses penyisiran di lapangan menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat.
“Tim menerima informasi dari OSC, di tengah pelaksanaan pencarian adapun kendala dengan kondisi gelombang tinggi dan kabut yang mengakibatkan visibility terbatas,” tutur Hidayat.
Kondisi tersebut berdampak pada hasil pemantauan tahap awal.
“Serta hasil pencarian sementara masih nihil. Pukul 12.27 WIT, Tim SAR Gabungan selesai melaksanakan pencarian Sortie dengan hasil sementara nihil,” tambahnya.
Guna mengoptimalkan pergerakan pada operasi berikutnya, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memindahkan posko pencarian ke Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara, agar koordinasi dan jangkauan menuju lokasi penyisiran menjadi lebih mudah.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.