Tandaseru – Seorang penjual minyak urut berinisial U (50 tahun), asal Kecamatan Limboto, Provinsi Gorontalo, diamankan ke Mapolres Ternate, Maluku Utara, Kamis (11/6/2026). Pria paruh baya ini dilaporkan warga setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua remaja putri di kawasan Masjid Almunawwar Kota Ternate.
Kedua korban yang diketahui berinisial F (15 tahun) dan S (15 tahun) merupakan pelajar salah satu SMP di Ternate.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini bermula pada Rabu (10/6/2026) malam. Setelah menonton film di bioskop Jatiland Mall hingga pukul 22.00 WIT, kedua korban sempat bersantai di kawasan swering depan Direktorat Reskrim Polda Malut. Namun, karena larut malam dan kehilangan ongkos pulang, ditambah baterai ponsel yang habis, keduanya memutuskan mencari tempat istirahat.
“Kami akhirnya memilih istirahat di dalam masjid, tepatnya di area tempat salat perempuan, karena takut kehujanan,” ungkap S saat memberikan keterangan kepada media.
Di dalam masjid tersebut, korban dihampiri pelaku yang memang sudah menginap di sana sejak tiba di Ternate dua minggu lalu. Awalnya, pelaku mencoba mengambil simpati korban dengan memberikan nasihat, menceritakan masalah rumah tangganya, hingga menjanjikan membelikan pakaian baru. Pelaku bahkan mengaku menganggap korban sebagai keluarga karena kesamaan asal daerah dengan kakek salah satu korban.
Aksi pelecehan pertama terjadi pada Kamis dini hari menjelang pagi, saat korban hendak menggunakan kamar mandi masjid.
“Saya masuk kamar mandi, pelaku ikut masuk dan mencium saya. Dia mengancam agar jangan memberitahu siapa-siapa. Karena sepi, saya merasa takut,” tutur F.
Tidak berhenti di situ, aksi serupa kembali dilakukan pelaku sekitar pukul 08.00 WIT di area ujung masjid dekat pantai, tempat kedua korban sedang duduk.
Aksi mencurigakan pelaku tersebut terpantau seorang warga bernama Diman. Ia kemudian melaporkan hal itu kepada petugas masjid. Saat diinterogasi warga, pelaku sempat berkilah bahwa kedua remaja tersebut adalah anggota keluarganya. Namun, korban yang ketakutan langsung membantah klaim pelaku.
Geram dengan tindakan pelaku, warga setempat nyaris menghakimi U sebelum akhirnya diamankan dan dibawa ke Polres Ternate.
Saat diwawancarai, U berkilah belum melakukan tindakan lebih jauh dan berdalih hanya mencium korban.
“Saya hanya mencium saja. Saya tidak takut dan siap mempertanggungjawabkan perbuatan saya,” katanya.
Sementara itu, salah satu anggota Polres Ternate membenarkan adanya pengamanan terduga pelaku pelecehan seksual tersebut. Mengingat kedua korban masih di bawah umur, kepolisian langsung mengambil langkah cepat mendampingi korban.
“Hari ini kami mendampingi para korban untuk menemui orang tua mereka terlebih dahulu, agar pihak keluarga dapat datang ke Mapolres dan membuat laporan polisi secara resmi,” tandas petugas tersebut.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.